Waspada Nyamuk Aedes Aegypti, Lavitrap Solusi Murah

Perilaku untuk hidup sehat memang baiknya harus selalu kita terapkan dalam kehidupan kita sehari-hari baik eksklusif atau untuk keluarga tercinta. Tak terkecuali yang perlu kita waspadai ialah wabah demam berdarah yang disebabkan nyamuk Aedes Aegypti. Salah satu solusi murah yang mampu kita lakukan dirumah untuk mencegah hal ini adalah menciptakan Lavitrap yang terbuat dari botol bekas. BBTKLPP Jakarta dalam hal ini ikut turut andil dalam menawarkan pembinaan pembuatan lavitrap bagi akseptor Pramuka Penegak/Pandega dari seluruh Indonesia.

Berada di Perkemahan Bakti Nasional Saka Bakti Husada ke-V tahun 2016 berlangsung di Bendungan Serut Kabupaten Blitar tepatnya di Desa Gogodesa, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar Pertinas diikuti sebanyak 2.500 anggota Satuan Karya Pramuka Bakti Husada (SBH) dari seluruh Indonesia, yang dilaksanakan mulai Senin (17/10/2016) sampai Minggu (23/10/2016)

Lavitrap dibuatkan dari materi bekas yakni botol air mineral 1.500 ml yang dikumpulkan selama pelaksanaan Pertinas berlangsung. Lavitrap merupakan alat yang dipakai untuk menangkap larva nyamuk Aedes Aegypti. Kegiatan pembinaan sebagai kegiatan bakti fisik berlangsung di Desa Darungan dan Desa Gogodesa dengan lokasi kumpul di rumah warga yang berbeda-beda.

Pelatihan pembuatan lavitrap dilakukan dengan membagi dalam beberapa kelompok dengan masing-masing kelompok berjumlah 2 orang. Pelatihan juga menyampaikan cara penggunaan lavitrap, cara memusnahkan jentik nyamuk yang terperangkap dan prilaku nyamuk. Alat lavitrap yang telah dibuat oleh para pramuka penegak, lalu oleh mereka disosialisasikan dan diajarkan ke masyarakat dikala melakukan bhakti fisik. Kegiatan bhakti fisik ini berlangsung sangat erat, menyenangkan dan menumbuhkan kreativitas bagi seluruh akseptor.

Setiap hari sebanyak 30 orang masing-masing mengikuti bhakti fisik dan pengendalian larvadisasi. Kegiatan ini mampu merangsang keingintahuan dari penerima pramuka untuk menyebarkan minat dan bakat para penerima dalam pengendalian penyakit khususnya yang ditularkan oleh nyamuk. (HT/KP)