Patasola, Makhluk Mistis Cantik yang Doyan Bawa Pria Masuk ke Dalam Hutan

Patasola, Makhluk Mistis Cantik yang Doyan Bawa Pria Masuk ke Dalam Hutan

Makhluk mistis tak selamanya memiliki wujud yang menakutkan. Ada pula yang cantik rupawan bahkan banyak bikin orang kesengsem. Misalnya saja legenda mengenai Kakar Tana yang sering muncul kala hujan datang. Alhasil bukannya takut, kadang ada saja orang yang malah mencari sosok ini karena ingin melihat kecantikannya.

Bicara soal makhluk mistis cantik, maka Patasola harus masuk di dalamnya. Makhluk ini dikenal memiliki pesona yang memikat banyak pria. Namun ketika kamu masuk dalam jebakannya, maka bakal ada konsekuensinya. Lalu seperti apa sih cerita mengenai Patasola ini? Simak ulasan di bawah ini.

Patasola si cantik yang bawa penebang ke hutan

Ada cerita menarik mengenai makhluk mitos dari Amerika Selatan ini. Alih-alih menunjukkan wujud yang mengerikan, mereka yang melihat Patasola pertama kali akan terpesona dengan wajahnya. Meskipun berjalan dengan satu kaki saja, namun Patasola dibilang punya wajah cantik dan lekuk tubuh yang menawan.

Patasola gadis rupawan [sumber gambar]

Setelah itu para penebang liar yang terhipnotis itu perlahan akan mengikutinya untuk masuk ke dalam hutan yang sepi. Biasanya, pemburu atau penebang ini memang sengaja dipisahkan dari kelompoknya. Namun setelah itulah kejadian buruk mungkin akan terjadi pada sang pemburu yang sedang bernasib sial bertemu Patasola.

Menunjukkan wujud aslinya yang bikin ngeri

Ketika sang penebang liar masuk dalam jeratan pesona dari Patasola, hal buruk pun terjadi. Pesona kecantikan dari perempuan berkaki satu ini tiba-tiba hilang, yang ada malah wujud yang sangat mengerikan. Dia berubah menjadi bermata melotot, bertaring, berhidung bengkok, bibir besar, dan rambut kusut.

Patung Patasola [sumber gambar]

Tak sampai di situ, bahkan dirinya juga menghisap darah si korbannya dan memakan dagingnya. Bisa dibilang kalau Patasola ini adalah sejenis vampir namun dengan wujud yang berbeda. Oleh sebab itu banyak penebang atau pemburu liar yang sangat hati-hati ketika bertemu dengan wanita di tengah hutan. Meskipun cantik, takutnya dia berubah menjadi Patasola dan malah membahayakan nyawa.

Asal-usul dari Patasola yang ada berbagai versi

Makhluk yang memiliki tabiat seperti vampir ini tentunya memiliki asal-usul. Dan benar, ada beberapa versi mengenai bagaimana makhluk ini ada. Versi yang pertama mengatakan kalau dirinya adalah ibu yang membunuh anaknya yang akhirnya dihukum oleh warga dengan dibuang ke hutan.

Asal-usul Patasola [sumber gambar]

Versi kedua mengatakan kalau dulunya Patasola ini adalah wanita ‘nakal’, namun karena banyak orang yang tidak suka, dirinya dimutilasi oleh seseorang yang tidak senang dengannya. Kemudian rohnya gentayangan dan menghuni hutan. Sedangkan versi ketiga adalah sosok istri yang doyan sekali selingkuh bahkan dengan beberapa pria. Karena sang suami mengetahui gelagat istrinya ini, dia membunuhnya namun roh sang istri jadi gentayangan.

Versi paling logis ada pesan di baliknya

Sejatinya ada satu lagi versi paling logis mengenai asal-usul dari Patasola ini. Dirinya ternyata adalah sosok karangan masyarakat sekitar atau manusia zaman dulu. Tujuannya adalah agar para penebang liar jadi takut datang ke sana. Alhasil banyak pohon-pohon yang memang sangat dibutuhkan dalam ekosistem tidak jadi korban keserakahan manusia.

Alasan dibalik mitos [sumber gambar]

Hal ini sama dengan beberapa mitos orang-orang Indonesia. Pasalnya banyak dari mitos-mitos itu meskipun seolah ngeri namun ada pesan yang ingin disampaikan. Misalnya saja mengenai Wewe Gombel/Kolong Wewe yang menculik anak setelah maghrib. Tujuannya agar anak-anak tidak main saat malam, takutnya ada penculik atau orang jahat.

BACA JUGA: Kakar Tana, Sosok Gaib Berwujud Gadis Cantik yang Hanya Muncul Saat Hujan Panas

Ngeri juga yang mendengar mengenai Patasola ini ya. Meskipun awalnya berwujud makhluk yang cantik, ternyata sosoknya malah berubah jadi sangat mengerikan. Namun di balik segala mitos ini ada pesan yang ingin disampaikan oleh orang zaman dulu.

Be the first to comment

Leave a Reply