Madura United: Jangan Biarkan Klub Menanti Ketidakpastian Liga 1

Madura United: Jangan Biarkan Klub Menanti Ketidakpastian Liga 1

Berita Liga 1 Indonesia: Manajemen Madura United menagih keseriusan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk melanjutkan kompetisi Liga 1 Indonesia yang telah terhenti sejak pertengahan Maret lalu. Apalagi perhelatan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 telah selesai dilaksanakan meskipun dilaksanakan di tengah pandemi.

Direktur Utama (Dirut) PT. Polana Bola Madura Bersatu (PT. PBMB) Zia Ulhaq menyebut, PSSI harus segera memastikan tindak lanjut dari Surat Keputusan (SK) Nomor SKEP/69/XI/2020 soal Liga 1 yang rencananya dilanjutkan Februari 2021.

Sebab, rencana akan melanjutkan kompetisi domestik tertinggi Indonesia itu masih belum jelas, spesifik kick-off pekan keempat, serta bagaimana mekanismenya.

“Kami meminta PSSI sudah memiliki tindak lanjut yang jelas Desember ini. Jangan biarkan klub menanti-nanti ketidakpastian seperti ini,” sebut Zia Ulhaq seperti dilansir laman resmi klub.

Selain itu, federasi masih belum menunjukkan pihaknya mengantongi izin dari Kepolisian Republik Indonesia (RI) untuk menggelar kompetisi sampai saat ini.

Izin tersebut sempat menjadi kendala terselenggaranya kompetisi yang sebelumnya dicanangkan akan berlangsung 1 Oktober. Namun sayang, tiga hari jelang kick-off, PSSI kembali menggagalkan kelanjutan kompetisi ini dengan dalih belum turunnya izin dari Polri.

Padahal, semua klub telah menggelar persiapan jauh sebelum rencana dilanjutkannya Liga 1. Seperti Madura United yang sudah mulai latihan sejak bulan Agustus lalu. Namun, karena kompetisi batal dilanjutkan pada 2020 ini, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab itu akhirnya mengikuti langkah klub lain yang meliburkan latihan tim.

“Belum ada kabar, sudah ada izin atau belum. Bagaimana sebenarnya progres upaya izin kepada pihak berwenang dan apa kendalanya jika belum didapatkan,” pintanya.

Artikel Tag: madura united, Liga 1, zia ulhaq

Be the first to comment

Leave a Reply