Liga 2 2020 Dilanjutkan, Tiga Klub Promosi Beri Respon

Info Liga 2, galuh.id – Kompetisi Liga 2 2020 dilanjutkan. Rencana tersebut akan segera digulirkan kembali Oktober mendatang sesudah sempat dilarang sementara waktu.

Namun, kelanjutan kompetisi akan banyak mengalami perubahan regulasi seperti dari format kompetisi menjadi home tournament.

Lalu pertandingan yang digelar di Liga 2 2020 akan main di kawasan netral hingga hanya dua tim saja yang mendapat tiket promosi ke Liga 1.

Selain itu dari beberapa perubahan itu, kompetisi trend ini juga tidak akan diberlakukan sistem degradasi mirip sebelumnya.

Nantinya klub-klub yang berada di zona degradasi ataupun yang gagal masuk ke babak selanjutnya, tetap bertahan di Liga 2 trend depan.

Dari berbagai keputusan tersebut, tentunya memancing klub-klub penerima untuk memberi respon atau komentar terkait beberapa perubahan itu.

Seperti halnya tiga klub peserta Liga 2 2020, yang berstatus tim promosi dari Liga 3 2019, yakni PSKC Kota Cimahi, Persekat Kabupaten Tegal dan KS Tiga Naga.

Liga 2 2020 Dilanjutkan, PSKC Cimahi Persiapkan Program

Klub yang berasal dari Kota Cimahi ini menjadi satu-satunya klub dari Jawa Barat yang berkiprah di kompetisi Liga 2 2020.

Tim yang dibesut oleh salah satu legenda Persib Bandung, Robby Darwis, menyatakan kesiapannya untuk kembali melanjutkan kompetisi.

Hal ini seperti dikatakan oleh Komisaris Utama PSKC Cimahi, Eddy Moelyo, yang dikutip Galuh ID dari laman olahraga indosport.

Pihaknya berencananbakan mulai berkumpul kembali pada awal Agustus, sehabis sebelumnya meliburkan acara latihannya.

Eddy menambahkan, persiapan yang akan dilakukan oleh PSKC untuk mengarungi kembali Liga 2 2020 yakni menggelar pemusatan latihan atau pembinaan center (TC).

Hanya saja, sejauh ini pihaknya belum ditentukan kawasan untuk menggelar program tersebut. Tapi yang niscaya TC tersebut akan dilakukan di seputaran Jawa Barat.

Meski begitu, Eddy masih menunggu keputusan resmi mengenai agenda Liga 2 2020 dilanjutkan, agar acara latihan yang sudah disiapkan bisa berjalan seusai planning.

Sementara itu, selama aktivitas tim PSKC diliburkan, pemain mendapat acara latihan mampu berdiri diatas kaki sendiri di kediamannya masing-masing, biar kondisi kebugaran tetap terjaga untuk persiapan mengarungi Liga 2 2020.

Persekat Tegal Sambut Baik Skema Lanjutan Liga 2 2020

Klub promosi lainnya yang menyambut respon terkait kompetisi Liga 2 2020 dilanjutkan yakni klub asal Jawa Tengah, Persekat Kabupaten Tegal.

Berbeda dengan PSKC, tim yang bermarkas di Stadion Tri Sanja, Tegal itu memperlihatkan respon soal skemq kompetisi yang telah beredar beberapa waktu lalu.

Dalam denah tersebut, tim bernama Laskar Ki Gede Sebayu itu akan tergabung di dalam Grup 2. Grup tersebut berisi tim-tim dari Lampung, Banten, Jawa Barat dan Yogyakarta.

Mereka tergabung bersama tim Badak Lampung FC, Perserang Serang, Cilegon United, PSKC Cimahi, dan PSIM Yogyakarta.

Melihat lawan-lawan yang akan dihadapi oleh Persekat, administrasi tim tidak mempermasalahkan meski tim yang akan dihadapi cukup berat.

Muhammad Robby dkk, tetap akan tampil maksimal. Meskipun tim yang dihadapi yakni tim yang memiliki reputasi elok di Liga 2 Indonesia.

Saat ini denah pembagian grup dan venue Liga 2 2020 memang sudah beredar luas di media. Selain itu juga banyak ditanggapi oleh bermacam-macam komentar oleh penggemar sepak bola Nasional.

Namun PT Liga Indonesia Baru (PT. LIB) selaku operator kompetisi liga, hingga artikel ini dibentuk belum memperlihatkan pernyataan resmi perihal hal tersebut.

Namun satu yang pasti, menurut surat keputusan resmi yang telah dikeluarkan oleh PSSI. kompetisi Liga 2 2020 dilanjutkan yang akan berjalan di bulan Oktober mendatang.

Tiga Naga Minta Kejelasan Soal Subsidi

Berbeda dengan dua klub promosi lainnya. Tiga Naga menyoroti soal uang subsidi yang akan dibagikan ke klub akseptor Liga 2 2020.

Maka dari itu klub yang berasal dari Pekanbaru itu meminta sejumlah kejelasan kepada PSSI. Selain itu juga operator kompetisi PT LIB ikut terkait.

Sebelumnya memang kedua otoritas sepak bola Indonesia itu mewacanakan akan memberikan subsidi ke klub-klub penerima sebesar 1,55 Miliar.

Angka tersebut naik sehabis sebelumnya yang akan diberikan ialah 1,15 milliar, sebab ada pandemi Covid-19 menyerang nilai subsidi tersebut dinaikkan.

Tapi, hingga dikala ini seperti yang diutarakan oleh pihak Tiga Naga, pihaknya baru menerima 250 juta. Inilah yang membuat mereka mempertanyakan hal itu.

“Kami baru terima 250 juta. Hal itu artinya masih ada sisa subsidi sekitar 1,3 miliar lagi,” ungkap Manajer Tiga Naga, Hidayat, yang dikutip Galuh ID dari Indosport.

Hidayat menambahkan bahwa sesudah kelanjutan subsidi ini harus terperinci. Hal itu barulah pihaknya akan mampu menyusun acara klub untuk menghadapi Liga 2 2020 dilanjutkan. (GaluhID/Dhi)