Kenali Apa Itu Indeks Keluarga Sehat (Iks)

Apakah yang disebut Indeks Keluarga Sehat?

Kementerian Kesehatan telah merumuskan 12 indikator yang dipakai untuk menentukan suatu keluarga itu tergolong sehat atau tidak. Ke 12 indikator tersebut ialah:

  1. Keluarga mengikuti program KB yaitu bila keluarga merupakan pasangan usia subur, suami atau isteri atau keduanya, terdaftar secara resmi sebagai akseptor/penerima KB dan atau menggunakan alat kontrasepsi.
  2. Ibu melakukan persalinan di fasilitas kesehatan yakni bila di keluarga terdapat ibu pasca bersalin (usia bayi 0 – 11 bulan) dan persalinan ibu tersebut dilakukan di kemudahan pelayanan kesehatan (Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik, bidan praktek swasta).
  3. Bayi mendapat imunisasi dasar lengkap yakni kalau di keluarga terdapat bayi (usia 12-23 bulan), bayi tersebut telah mendapatkan imunisasi lengkap ialah: HB0, BCG, DPT-HB1, DPT-HB2, DPT-HB3, Polio1, Polio2, Polio 3, Polio 4 dan Campak
  4. Bayi menerima ASI pribadi ialah kalau di keluarga terdapat bayi usia 7 – 23 bulan dan bayi tersebut selama 6 bulan (usia 0-6 bulan) hanya diberi ASI saja (ASI eksklusif).
  5. Balita mendapatkan pematauan pertumbuhan yakni bila di keluarga terdapat balita (usia 2 – 59 Bulan 29 hari) dan bulan yang lalu ditimbang berat badannya di Posyandu atau kemudahan kesehatan lainnya dan dicatat pada KMS/buku KIA.
  6. Penderita tuberkulosis paru menerima pengobatan sesuai standar yakni kalau di keluarga terdapat anggota keluarga berusia ≥15 tahun yang menderita batuk dan sudah 2 minggu berturut-turut belum sembuh atau didiagnogsis sebagai penderita tuberkulosis (TB) paru dan penderita tersebut berobat sesuai dengan petunjuk dokter/petugas kesehatan.
  7. Penderita hipertensi melakukan pengobatan secara teratur ialah jikalau di dalam keluarga terdapat anggota keluarga berusia ≥15 tahun yang didiagnogsis sebagai penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) dan berobat teratur sesuai dengan petunjuk dokter atau petugas kesehatan.
  8. Penderita gangguan jiwa menerima pengobatan dan tidak ditelantarkan ialah jikalau di keluarga terdapat anggota keluarga yang menderita gangguan jiwa berat dan penderita tersebut tidak ditelantarkan dan/atau dipasung serta diupayakan kesembuhannya.
  9. Anggota keluarga tidak ada yang merokok ialah jika tidak ada seorangpun dari anggota keluarga tersebut yang sering atau adakala menghisap rokok atau produk lain dari tembakau. Termasuk di sini yakni bila anggota keluarga tidak pernah atau sudah berhenti dari kebiasaan menghisap rokok atau produk lain dari tembakau.
  10. Keluarga sudah menjadi anggota JKN yakni jikalau seluruh anggota keluarga tersebut mempunyai kartu keanggotaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan/atau kartu kepesertaan asuransi kesehatan lainnya.
  11. Keluarga mempunyai kanal sarana air higienis yaitu jikalau keluarga tersebut mempunyai jalan masuk dan menggunakan air leding PDAM atau sumur pompa, atau sumur gali, atau mata air terlindung untuk keperluan sehari-hari.
  12. Keluarga memiliki jalan masuk atau memakai jamban sehat adalah jikalau keluarga tersebut memiliki akses dan menggunakan sarana untuk buang air besar berupa kloset leher angsa atau kloset plengsengan.

Tentu saja keluarga itu beragam, ada yang hanya terdiri dari 2 orang lansia, misalnya kakek dan nenek; tetapi bisa juga kelurga besar: suami, istri, 10 orang anak yang umurnya dari bayi sampai remaja. Oleh karena itu keluarga dinyatakan sehat bila indikator yang layak diterapkan pada keluarga tersebut >80% tergolong baik.

Dalam satu wilayah tertentu, misalnya satu desa, andaikan ada 1000 keluarga, sesudah dilihat 12 indikator keluarga sehat tersebut, dapat diketahui berapa persen keluarga yang tegolong sehat. Bila ada 450 keluarga yang tergolong sehat, maka proporsi keluarga sehat di desa tersebut yakni 450 / 1000 * 100% = 45%. Proporsi ini jikalau ditulis dalam bentuk indeks menjadi 0,45. Kaprikornus IKS desa tersebut yakni 0,45.

Dengan demikian IKS merupakan proporsi keluarga sehat / jumlah seluruh keluarga di wilayah tertentu, yang besarannya berkisar antara 0 – 1.