Kemenangan Atas Nadal Beri Suntikan Kepercayaan Diri Bagi Schwartzman

Kemenangan Atas Nadal Beri Suntikan Kepercayaan Diri Bagi Schwartzman

Berita Tenis: Diego Schwartzman tidak memenangkan satu gelar pun pada musim 2020, tetapi ia mencatatkan sejumlah pencapaian yang patut diacungi jempol.

Petenis berkebangsaan Argentina berhasil mengakhiri musim 2020 dengan menembus peringkat 10 besar dan terkualifikasi di ATP Finals, London untuk kali pertama dalam kariernya.

Petenis yang tidak mengklaim satu kemenangan pun di fase grup ATP Finals, menikmati kemenangan terbesar dalam kariernya sampai saat ini pada September lalu ketika ia menundukkan Rafael Nadal dengan dua set langsung di perempatfinal Italian Open, sebelum melaju ke final turnamen Masters 1000 pertama dalam kariernya dan kalah dari Novak Djokovic dengan dua set langsung.

Kemenangan atas petenis peringkat 2 dunia di Italian Open menjadi suntikan motivasi bagi petenis peringkat 9 dunia yang mengalahkan Dominic Thiem dengan lima set di French Open, kemenangan yang mengantarkannya ke semifinal Grand Slam pertama dalam kariernya.

“Kemenangan atas Nadal di Italian Open memberi saya kepercayaan diri dan saya menggunakan momentum itu untuk mengalahkan Shapovalov (di semifinal). Saya harus berjuang ekstra keras melawan Shapovalov. Tetapi saya tetap fokus dan tetap berpikir positif. Dua kemenangan itu adalah beberapa di antara kemenangan terbaik dalam karier saya,” jelas Schwartzman.

Sebelum bertemu di Italian Open musim 2020, Schwartzman yang kemudian kalah dari Nadal di semifinal French Open, yakin ia belum pernah bertanding sebaik itu melawan petenis peringkat 2 dunia.

Hal yang membuat kemenangan tersebut cukup mengejutkan adalah petenis berusia 28 tahun menang atas juara French Open musim 2020 di lapangan favorit juara Grand Slam tersebut.

“Saya sudah beberapa kali bertemu Tiga Besar. Saya belum pernah mengalahkan mereka sampai kemenangan saya atas Nadal di Roma. Saya memainkan permainan terbaik saya. Pertandingan itu sangat mirip dengan pertandingan saya melawan Nadal di French Open tiga musim yang lalu dan saya sangat senang,” tambah Schwartzman.

“Saya tidak benar-benar berpikir untuk mengalahkannya, karena saya tidak bermain dengan begitu baik kala itu, tetapi di pertandingan itu saya melakukan yang terbaik. Sebelumnya saya telah bertemu dengannya sebanyak sembilan kali. Empat di antaranya saya tidak berdaya, tetapi di Roma, saya mengambil semua peluang yang ia berikan. Saya juga tetap fokus dan saya pikir itu adalah kunci kemenangan saya.”

Hal yang petenis berkebangsaan Argentina sesalkan adalah tidak adanya penggemar selama pertandingan tersebut berlangsung.

Artikel Tag: Tenis, Italian Open, French Open, Diego Schwartzman, Rafael Nadal

Be the first to comment

Leave a Reply