CEO Simon: WTA Miliki Strategi Atasi Tekanan Finansial

CEO Simon: WTA Miliki Strategi Atasi Tekanan Finansial

CEO Women’s Tennis Association (WTA) Steve Simon menyebutkan bahwa asosiasi tersebut telah memiliki strategi untuk mengatasi tekanan finansial yang disebabkan oleh pandemi virus corona yang menyebabkan semua kompetisi harus terhenti semenjak Maret lalu.

Bahkan, semua turnamen WTA di China tahun ini dipastikan batalsetelah Kementerian Olahraga negara itu mengatakan tidak akan menjadi tuan rumah acara internasional tahun ini selain dari uji coba Olimpiade Musim Dingin 2022.

Setidaknya ada tujuh turnamen WTA yang akan dilaksanakan di China, termasuk turnamen akhir musim, WTA final yang digelar di Shenzen. Namun, WTA yang telah kehilangan banyak turnamen tersebut, akhirnya akan dapat dimulai kembali setelah istirahat lima bulan dengan turnamen Palermo Ladies Open yang dimulai 3 Agustus.

“WTA tidak berbeda dengan bisnis lain di dunia ini dan semua orang terpengaruh secara finansial oleh ini,” kata Simon kepada Reuters dari Amerika Serikat dilansir dari Eurosport

“Dan kami sangat terpukul, seperti banyak perusahaan lain juga. Jika kami tidak beroperasi dan Anda kehilangan 50 hingga 60 persen dari tahun Anda, keuangan dan pendapatan Anda akan turun secara signifikan,” sambung dia.

Meski begitu, Simon menyebutkan pihaknya telah menyusun rencana dan di mana tempat yang dapat memungkinkan untuk kembali menggulirkan turnamen bagi para petenis wanita elit dunia itu.

“Apakah kita memiliki beberapa tantangan besar secara finansial? Tentu saja. Tetapi kita memiliki strategi, kita memiliki rencana di tempat yang akan memungkinkan kita untuk beroperasi,” sebut dia.

Simon, yang mengambil alih sebagai CEO pada tahun 2015 itu mengatakan rencana akan berkembang selama sisa tahun ini tetapi telah memastikan bahwa tubuh dari WTA sendiri akan selamat dari krisis ekonomi.

“Dan dari sudut pandang kabar baik, turnamen kami tampaknya kuat dan stabil juga, dan sedang bertahan,” katanya.

“Kamu tidak pernah tahu di mana kamu mungkin kehilangan satu. Tetapi tampaknya sebagian besar kalender kita akan tetap utuh jika kondisi memungkinkan untuk acara olahraga diadakan kedepannya,” pungkasnya.

Artikel Tag: wta, WTA Finals, Tenis, tenis wanita

Be the first to comment

Leave a Reply