BWF Beri Pujian Khusus Kepada Axelsen Atas Rekor Smash Cepatnya

BWF Beri Pujian Khusus Kepada Axelsen Atas Rekor Smash Cepatnya

Berita Badminton : Mensmash shuttlecock, terutama jika itu keras dan memiliki sudut dampak rendah, jelas merupakan cara paling efektif untuk mencetak poin di bulu tangkis.

Di antara pemain tunggal putra, bintang pensiunan Malaysia, Lee Chong Wei pernah menciptakan rekor di final Japan Open 2017 melawan Chen Long, dengan kecepatan 417 kilometer per jam.

Lee Chong Wei mencetak rekor dunia 408 kilometer per jam di Hong Kong Open 2015, tetapi rekor itu langsung dipatahkan oleh pemain ganda putra asal Denmark, Mads Pieler Kolding dengan kecepatan 426 kilometer per jam selama Liga India atau Premier Badminton League pada Januari 2017 lalu.

Lee Chong Wei sudah pensiun selama satu tahun terakhir, tetapi masih belum ada yang bisa mendapatkan kembali rekor dunia.

Di tunggal putra, tidak sedikit yang memiliki kemampuan menebas yang kuat, seperti Anthony Sinisuka Ginting asal Indonesia.

Tetapi menurut statistik Federasi Badminton Dunia, juara dunia 2017 asal Denmark, Victor Axelsen memiliki keberhasilan penilaian tertinggi dan tingkat skor tertinggi.

Baru ada 5 turnamen bulu tangkis yang diadakan tahun ini karena mewabahnya pandemi Covid-19, Axelsen memenangkan 2 kejuaraan (All England dan Spanyol Masters Super 300), Kento Momota memenangkan Malaysia Masters Super 500 untuk tahun pembukaan, sementara Anthony Ginting memenangkan Indonesia Masters Super 300 sebelum Thailand Masters Super 300 dimenangkan oleh pemain senior asal Hong Kong, Angus Ng Ka Long .

Artikel Tag: victor axelsen, lee chong wei, BWF

Be the first to comment

Leave a Reply