20 Juta Lemari Es Sudah Diproduksi Sharp

20 Juta Lemari Es Sudah Diproduksi Sharp

Enaghana.com – Sharp Electronic Indonesia (SEID) mencatat rekor baru dengan berhasil memproduksi sebanyak 20 juta unit lemari es selama erkiprah dalam industri elektronik.

Menurut Andry Adi Utomo, National Sales Senior GM, SEID, pencapaian 20 juta ini menjadi rekor baru bagi Sharp mengingat sebanyak 10 juta unit lemari es mampu diproduksi Sharp hanya dalam kurun waktu 8 tahun saja.

– Advertisement –

“10 juta unit pertama lemari es yang diproduksi Sharp dicapai setelah 31 tahun berkiprah. Untuk mencapai 30 juta unit lemari es kami yakin waktu yang dibutuhkan akan lebih singkat,” ungkapnya.

Lebih lanjut disampaikan Andry, saat pandemi pada bulan Maret dan April 2020 lalu penjualan lemari es Sharp mengalami penurunan sebesar 9,5 persen dan produksi menurun sebesar 20 persen.

Penurunan ini dsebabkan kesulitan distribusi dimana ada beberapa suku cadang yang tidak bisa didatangkan yang mengakibatkan produksi jadi terkendala dan banyaknya ritel yang tutup karena kebijakan PSBB.

Namun pada bulan Juni 2020 Sharp sudah bisa recovery bahkan mampu mendapat pertumbuhan sebesar 30 persen untuk produksi lemari esnya dibandingkan tahun sebelumnya.

Naiknya penjualan lemari es sharp pada bulan Juni dikatakan Andry karena adanya perubahan pola konsumsi konsumen yang mengutamakan produk terkait kesehatan, salah satunya adalah lemari es untuk menampung persediaan makanan selama pandemi.

“Konsumen berubah gaya hidupnya dengan memilih produk yang menunjang kesehatan. Produk Sharp pun mengalami lonjakan akibat perubahan ini,” ucap Andry.

Perubahan pola konsumsi ini juga yang melatarbelakangi Sharp menghadirkan produk lemari es terbarunya di saat pandemi ini lewat produk Kirei III.

Sharp menargetkan akan memproduksi sebanyak kurang lebih 360 unit lemari es Kirei III ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan lemari pendingin yang dapat menunjang kesehatan masyarakat saat pandemi.

Selain itu, untuk menggenjot penjualan selama pandemi ini Sharp juga membuat strategi penjualan online baik melalui toko resmi di e-commerce maupun penjualan melalui platform Whatsapp atau SMS.

“Penjualan melalui platform Whatsapp ataupun SMS ini kami adakan karena untuk wilayah di luar Jakarta, bisnis online belum menjangkau secara menyeluruh, makanya dicoba lewat WA,” pungkasnya.

– Advertisement –

Be the first to comment

Leave a Reply